19 Aug Menjadi Gitaris Handal dan Beridentitas
Menjadi seorang gitaris yang handal adalah impian bagi setiap orang ketika mulai belajar bermain gitar. Gitaris handal yang dikatakan skillful seringkali identik dengan tipikal gitaris yang menguasai berbagai teknik dan mampu memainkan melodi dengan speed yang tinggi. Akan tetapi, sesungguhnya setiap gitaris memiliki kemampuan tersendiri yang menjadi identitasnya masing-masing.
Gitaris-gitaris yang menguasai berbagai teknik dan memiliki skill yang tinggi dalam memainkan melodi dengan speed tinggi seperti Steve Vai, Joe Satriani, hingga John Petrucci kerap kali menjadi role model para gitaris. Gerakan jari-jemari yang sangat cepat dan tepat dalam menghasilkan nada-nada dari gitarnya, tentunya sangat memukau khalayak umum. Tetapi, kehandalan setiap gitaris tidak dapat diukur dengan parameter yang sama. Terdapat tipe gitaris lain yang tidak mengandalkan kecepatan jari-jemarinya dalam bermain gitar. Contohnya, gitaris legenda yang lebih terkesan soulful dalam memainkan gitarnya seperti B.B. King atau Buddy Guy, cenderung tidak mengutamakan permainan melodi yang cepat. Mereka lebih mengedepankan emosi atau penjiwaan yang dalam pada setiap nada yang dihasilkan dari gitarnya.
Tipe gitaris unik lainnya seperti Derek Truck dan Abdee Negara (Slank) yang mengandalkan guitar slide ataupun Balawan dengan teknik tapping dalam permainannya, tidak dapat dipandang sebelah mata. Ada lagi tipe gitaris yang cenderung lebih ritmis, namun mampu menghasilkan riff-riff fenomenal seperti Keith Richards (The Rolling Stones) atau Tony Iommi (Black Sabbath). Banyak juga gitaris yang dikenal sebagai songwriter handal seperti Eross Chandra (Sheila On 7) ataupun Piyu (Padi).
Pada masa kini, gitaris yang memiliki kemampuan fingerstyle dalam memainkan gitar akustik seperti Sungha Jung pun sangat diperhitungkan sebagai gitaris berkemampuan tinggi. Bahkan, fenomena gitaris Alip Ba Ta yang viral akhir-akhir ini pun diakui oleh banyak pemerhati dan pecinta musik di dunia sebagai gitaris yang sangat handal.
Menjadi gitaris yang handal tidak harus selalu menjadi gitaris dengan tipikal melodius dengan gerakan jari-jemari yang berkecepatan tinggi. Setiap gitaris memiliki identitas yang merupakan ciri khas dalam permainannya. Sebagai gitaris, kita perlu untuk menemukan jati diri kita masing-masing dan mampu menunjukan bahwa kita dapat diperhitungkan sebagai gitaris yang handal. Perbedaan identitas yang ada bukanlah sebuah hal yang negatif, namun justru dapat lebih memberikan warna dalam keberagaman musik sehingga membuatnya menjadi lebih indah.
Artikel dibuat oleh Arri Rama Putra
untuk
Fuji String Indonesia
Sorry, the comment form is closed at this time.